Assalammualaikum
selamat pagi Bro n sis rahimakumullah bertemu lagi nih dengan buletin kesayangan kalian semua , apa lagi kalo bukan AL-AMIIN seperti biasa nih di Pagi hari ini kita akan kasih sedikit info/ilmu yang insyaallah bermanfaat bagi kita semua,
hmmmm... di karenakan di edisi kemaren ga ada yang request topik jadi, di edisi kali ini penulis sendiri yang bikin topiknya, topik ini spesial penulis buat untuk kelas XII yang siap bertarung buat UN & UAS,, oke deh biar ga "bertele-tele" langsung aja nih kita masuk ke topik utamanya...
chek this out....
Oke, masih pada inget ga peristiwa “pertempuran 5 hari di Semarang” ? kalo semua pada lupa, sedikit akan saya ulas soal pertempuran 5 hari di Semarang
Pertempuran 5 Hari atau Pertempuran 5 Hari di Semarang adalah serangkaian pertempuran antara rakyat Indonesia di Semarang melawan Tentara Jepang. Pertempuran ini adalah perlawanan terhebat rakyat Indonesia terhadap Jepang pada masa transisi (bedakan dengan Peristiwa 10 November - perlawanan terhebat rakyat Indonesia dalam melawan sekutu dan Belanda).

Pertempuran dimulai pada tanggal 15 Oktober 1945 (walau kenyataannya suasana sudah mulai memanas sebelumnya) dan berakhir tanggal 20 Oktober 1945. 2 hal utama yang menyebabkan pertempuran ini terjadi karena larinya tentara Jepang dan tewasnya dr. Kariadi. Untuk memperingati Pertempuran 5 Hari di Semarang, dibangun Tugu Muda sebagai monumen peringatan. (copas wikipedia).

Yap, apakah Bro n Sis semua sudah mengerti apa yang akan kita bicarakan disini? tentunya jika IQ kalian 75+ pastilah kalian akan mengerti. Sebagai pelajar, berbulan-bulan kita “mengundi” nasib kita, kita berusaha mati-matian dalam belajar, bahkan ada yang mendadak les ini itu, dari pagi sampe malem full belajar demi meraih kesuksean dalam ujian-ujian yang akan dihadapi. Kawan semua tau betapa beratnya perjuangan bapak ibu guru dalam mengajari kita, dari pagi sampe sore dan bahkan setelah sore hari ada yang datang untuk les kepada guru yang sama, betapa lelahnya mereka, tapi saya yakin cucuran keringat yang mereka keluarkan akan terbayar jika kelak kita sukses, aamiin.














"Orang tua", dua kata yang menjadi alasan kenapa kita berjuang mati-matian dalam menghadapi segala ujian, mulai dari ujian praktek, ujian sekolah, dan ujian nasional. sekarang 2 dari "ancaman" itu sudah terlewati dengan sukses, tinggal satu lagi, semoga kita bisa menaklukan ujian nasional dengan sukses, aamiin. Percayalah kawan, pada 2 Juni nanti orang tua kita akan bangga dan berkata "aku bangga mempunyai anak sepertimu, Nak." mungkin mereka akan menceritakan kesuksesan kita kepada teman-teman mereka, bukan berarti itu sombong, itu tanda bahwa orang tua yang sangat appreciate kepada usaha anaknya.

Ingat, berkali-kali sudah Try Out dilaksanakan, entah itu semua kalian kerjakan dengan jujur atau tidak yang penting besok pada saat Ujian Sekolah & Nasional berlangsung, sebagai siswa yang bermoral, kejujuran pantas dijunjung tinggi. Percayalah kawan, Tuhan akan mendengar setiap doa kita, Tuhan pasti melihat setiap usaha yang kita lakukan, tinggal bagaimana kita melakukannya, jujur atau tidak, percayalah bahwa Tuhan akan meninggikan dan memudahkan setiap siswa yang mengerjakan soal dengan jujur. So, sebagai siswa yang bermoral sudah saatnya kita tidak menanggapi bocoran-bocoran yang ada selama Ujian Nasional berlangsung. Itu hanya akan merusak konsentrasi kita(bocoran via ponsel) dan akan membuang uang kita(bocoran yang bernilai nominal). Betapa kecewanya orang tua kalian jika kalian terjebak dalam kunci-kunci tak berperikemanusiaan itu, melihat nilai anaknya jauh dari target yang diinginkan. Maka dari itu, berpikirlah sebelum bertindak.












Kita harus “all out” dalam 7(UAS) dan 4(UN)  hari besok, jaga kondisi kita, percaya kita semua akan sukses ! aamiin. Doa + usaha yang keras = hasil yang maksimal. “Hare gene masih percaya kunci jawaban??? You and Me pasti sukses !”
lalu, apa yang udah akang-teteh kelas XII persiapkan buat UN nanti ?,,,, berikut ada ulasan wawancara dari kelas XII 
Narasumber 1. Teh. Eva Putri Rahadian (XII IPA 4)
·         Apa persiapan teteh menjelang UAS dan UN ?
“Persiapan teteh sih berdoa aja, sama usaha di perbesar. Berdoa supaya semakin deket sama sang pencipta, supaya semua bisa dilewati dengan luar biasa gak lupa juga usaha latihan soal2 ujian”
·         Adakah kesulitan saat mempersiapkan untuk UN & UAS ?
Kesulitan, mungkin kesulitan kelas 3 itu, ya deadline nya numpuk, uang abis, badan remuk, lebam karena kurang istirahat dan galau gara-gara milih PTN jadi. Pas belajar selalu gak fokus :D  hehe
·         Misalkan lulus, teteh ingin melanjutkan kemana ?
Insyaallah mau lanjut belajar lagi ke suatu Universitas , * Maaf ya ga di sebutin . nanti kalau udah dinyatakan di terima baru saya berhak mempublikasikannya
Bersifat jujur saat ujian,











JUJUR (tidak mencontek) wah keliatannya sangat sulit sekali ya,, kalo gak boleh nyontek, hmmmmm,,, terus gimana dong caranya biar gak nyontek pas ujian ?,
So…. Yang pasti kita harus belajar dengan giat, sehingga pas menghadapi soal yang lumayan susah, kita ga perlu nyontek lagi .

Inget bro, jujur itu penting, walaupun hasil kita jelek/kurang memuaskan tapi kalau itu hasil jerit payah Sendiri  pasti kita akan merasa puas dengan hasil jerit payah kita Sendiri, karena kita sekolah ini untuk cari ILMU bukan untuk cari NILAI,  ngertikan maksudnya….

Nah, selain kegiatan mencontek ada kasus lagi nih yang berkaitan tentang UJIAN 












Ya benar,,, tidur saat ujian, gak sedikit loh bro kasus seperti ini , “siswa cenderung tidur jika sms/bbm minta jawabannya belum dibales sama temennya” ,,, ups,,, di ceplosin… tapi bener juga kan ?..

Lalu apa yang harus kita lakukan ? .










Liat jelaskan gambarnya ? , ya benar, “rajin belajar, kerjakan teliti, percaya diri, nggak usah nyontek, apa lagi ke DUKUN” hehe…
Yang diharapkan tentunya







Ya, sudah pasti lulus UN 100%  amiiin
Ok, mungkin sekian bro n sis sedikit topik kita, sampai jumpa di edisi selanjutnya,,,

Wassalammualaikum. 
[Fajri Fadhillah | @MF_fadhillah] 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top